Tuesday, June 29, 2010
Tuhan menjawab pada waktuNya bukan waktu kita
Gw mau share nich. Utk yg sering datang KopDar pasti dah tahu kl gw ngelamar di perusahaan konsultan manajemen dari luar negeri dgn nama IMPAC.
Pada saat itu stlh interview via skype gw akhirnya lolos ke step berikutnya yaitu menjalani Test Online ... Test itu harus gw selesaikan dlm jangka waktu 2 minggu terdiri dari 7 Bab dan beberapa sub bab mereka minta gw utk selesaikan dgn nilai min 80 % dan Puji Tuhan I scored 92,4 %. Seharusnya gw dpt kabar kelanjutan dari proses ini sejak dari 1 - 2 bulanan lalu. Tapiiiiiii ... Selama itu gw gk dpt jawaban apa2 ... Gw coba hub personalia utk Asianya dan jawaban yg gw terima adlh mrk msh nunggu kepastian dari klien mereka. Dan selama bbrp minggu semua panggilan via skype gw gk pernah dijawab.
Pagi ini gw sm Istri doa utk usaha cuci helm, cutting stiker dan lampu LED yg lg gw rintis, intinya gw mau Tuhan memberkati usaha gw ini (thx for the share Sis Jo ... Gw diingatkan utk lakukan ini) dan gw juga bawa ttg IMPAC di doa gw ... Gw cuma bilang semua jawabanMu adalah baik untuk gw ... Diterima atau tidak adalah keputusanMu dan gw akan bersyukur utk itu apapun jawabannya ... And guess what ??? Gw dpt email siang ini yg blg bahwa gw lolos ke next interview di Kamis besok tgl 1 Juli 2010 .... Gilaaaa ... !!! Bro and Sis, gw speechless ... Gw gk nyangka dpt jawaban secepat ini ... Bener2 Tuhan jawab pertanyaan gw ... In His time NOT MINE. Disaat gw sendiri berpikir gw gk lolos dan kyknya gk bkl ada jawaban malah Dia ksh jawaban.
Lesson learned :
"Jangan pernah putus asa, bertekunlah dalam doa dan selalu berpengharapan karena Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan BUKAN yg kita minta didalam waktuNya bukan waktu kita"
"For with HIM everything is possible"
Have a blessed day Bro and Sis
Regards,
Michael S.
michaelsahertian.blogspot.com
Sent from my BlackDragon® smartphone support by Christ Almighty ™
Thursday, June 17, 2010
A Self Reflection - Part II
"To forgive and forget" … hmmm mendengar atau membaca kalimat ini membuat saya teringat dengan text lagu yang dinyanyikan oleh salah satu grup band yang cukup terkenal beberapa tahun lalu "The Corrs" yang kira – kira bunyinya begini "…… you're forgiven not forgotten …. " Kenapa sich kadang kita bisa memberikan maaf kepada seseorang tapi tidak bisa melupakan ? Dan kenapa kita HARUS memaafkan dan melupakan ??? Apa sich bedanya ??? Mari kita coba telaah yach …. (saya coba angkat dari kisah Daud – pasti semua tahu doong siapa Daud ??)
Pada masa – masa awal perjalanan (pembentukan) Daud menjadi seorang Raja Israel, dia diperhadapkan pada situasi yang sangat sulit. Dari mempunyai pasukan, jabatan dan istri yang cantik (anak dari Raja Saul) menjadi seorang buronan kerajaan yang disebabkan oleh kecemburuan Raja Saul karena Daud LEBIH DIBERKATI, LEBIH DICINTAI oleh Tuhan dan oleh rakyat Israel. Tetapi, di sisi lain, Alkitab juga mencatat bahwa Daud sebenarnya mendapatkan dua kesempatan untuk membunuh Raja Saul :
1. Yang pertama di dalam sebuah gua di wilayah En Gredi. Dimana pada saat Raja Saul membuang hajat di dalam gua yang dimana Daud dan orang-orangnya bersembunyi … tetapi apa yang terjadi ??? Daud tidak mau melakukan itu, ia hanya memotong pucung jubah yang dikenakan oleh Saul, itupun membuat dia merasa bersalah, karena dalam pandangannya, Raja Saul merupakan orang yang diurapi oleh Allah.
2. Tidak lama setelah itu Raja Saul, kembali melakukan pengejaran terhadap Daud, tetapi karena penyertaan Tuhan, sekali lagi Daud mendapatkan kesempatan untuk membunuh Raja Saul pada saat dia dan pasukannya sedang tertidur lelap, kembali disini kita melihat kebesaran hati Daud, ia tidak mencabut nyawa Raja Saul tetapi hanya mengambil tombak dan kendi milik sang Raja.
Kenapa dua kesempatan tersebut dilewatkan oleh Daud, alasannya sederhana … KARENA Saul adalah orang yang diurapi oleh Tuhan. Di sisi lain Daud adalah juga orang yang diurapi oleh Tuhan, hal ini membuat saya percaya bahwa Tuhan lah yang menguasai pikiran Daud (coba teman – teman baca I Samuel 24 – 25, teman teman akan mendapatkan kata – kata .. TUHAN akan ……. TUHAN menyerahkan …….. orang yang diurapi TUHAN …… dimata TUHAN).
Teman – teman, pada saat saya membaca ini saya jadi berpikir tentang orang – orang yang menimbulkan penderitaan di dalam hidup saya. Kadang mudah untuk memberikan pengampunan kepada teman – teman kita, tetapi untuk memberikan pengampunan kepada mereka yang sudah menyebabkan saya menderita ??? Hmmmmm …. NANTI DULU … "You're forgiven but not forgotten !!!" Saya bukanlah orang yang diberkati dengan hati yang mengampuni, untuk beberapa orang mungkin hal itu merupakan hal mudah, memberi maaf, tidak pernah menyimpan dendam atau sakit hati mereka, tapi itu bukan saya … Boro – boro memberikan maaf, jika saya "dipotong" oleh seseorang pada saat saya mengendarai motor, atau berhadapan dengan orang yang mengendarai kendaraan dengan "sruntulan", mengendarai kendaraannya melawan arah lalu lintas, menerobos lampu merah …. Sudah dapat dipastikan jika tidak bisa diberitahu baik – baik pasti akan saya berikan banyak sekali "kasih" (baca : saya kasih banyak makian, pukulan dan tendangan) Tetapi saya diingatkan tentang hal ini oleh Tuhan pada saat saya membaca buku "Facing Your Giants" karangan Max Lucado. Dan saya membaca kisah ini di BAB 6, hati saya terpukul dengan kutipan ayat yang diambil dari Ayub 5:2 - "Sesungguhnya orang bodoh dibunuh oleh sakit hati,dan orang bebal dimatikan oleh iri hati"
Pembalasan dendam memusatkan perhatian kita pada saat – saat paling buruk dalam kehidupan kita. Membuat perhitungan akan terus membuat pandangan kita tertuju pada peristiwa – peristiwa kelam di masa lampau. Inikah yang ingin kita lihat ? Apakah dengan mengulang – ulang dan menghidupkan kembali sakit hati kita (bisa saja dipicu pada saat kita mendengar lagu, kata – kata, atau apapun yang mengingatkan kita akan orang tersebut) akan menjadikan kita sebagai manusia yang lebih baik ? Jawabannya TIDAK !!! Hal tersebut malah justru akan merusak kita.(1)
Orang – orang yang telah menyakiti hati kita akan tetap berada dalam rencana Allah. Jika dia masih hidup, maka hal itu merupakan buktinya: Allah belum putus asa mendidik mereka. Bisa saja mereka tidak mengikuti kehendakNya, keluar dari ajaranNya, TETAPI mereka TIDAK PERNAH keluar dari jangkauanNYA (seperti kisah kera sakti pada saat pertama kali dipanggil oleh Buddha untuk menemani sang biksu suci memulai perjalanan ke barat mencari kitab suci, dia tidak bisa melepaskan diri dari telapak tangan Buddha …. Teman – teman yang Buddha saya pinjam yach analoginya … hehehehehehehe …) Kita menghormati Tuhan jika kita memandang mereka bukan sebagai kegagalanNya, melainkan sebagai bagian dari rencanaNya.
Pembalasan dendam merupakan hakNya, hanya Dia yang memutuskan segala perkara dengan cermat, serahkanlah orang – orang yang sudah menyakiti kita, membuat luka dalam hati kita ke hadapan NYA. Kita bisa membenci apa yang sudah dilakukan oleh orang tersebut tanpa harus membiarkan kebencian merongrong hidup kita.
Pengampunan bukanlah kebodohan. Pengampunan pada intinya ialah memilih untuk memandang orang yang menyakiti kita dengan mata yang berbeda. Mengampuni berarti meneruskan perjalanan, tidak memikirkan pelanggaran itu lagi.Kita hanya mengarahkan pikiran kita tentang mereka ke surga, kita memandang orang – orang tersebut sebagai anak Allah dan pembalasan dendam sekali lagi merupakan tugas Allah.(2)
Jadi sekarang bisa doong "Forgive and Forget ???" bukan lagi "Forgiven but not forgotten ?"
Kita harus memberikan pengampunan karena kita sendiri telah diampuni.
Kita, seperti Raja Saul, sudah diberi pengampunan disisi lain kita juga seperti Daud, dapat memberikan pengampunan dengan leluasa.(3) Sama - sama belajar yuuuks ...
(1),(2),(3) Facing Your Giants, by Max Lucado
michaelsahertian.blogspot.com
Sent from my BlackDragon® smartphone support by Christ Almighty ™
Tuesday, June 1, 2010
Hasil Fellowship FoB 28/05/2010
Ada bbrp hasil dari Fellowship FoB 28/05/2010, sbb :
1. KopDar FoB tiap Rabu tetap ada dgn setiap hari Rabu Minggu Pertama di House of FoB - Petukangan
2. Krn banyak yg komplain tidak bs kumpul di hari Rabu, kita coba utk menggeser ke hari Jumat ... Mulai diperkenalkan di Jumat minggu pertama, FoB kumpul di Rumah Cing Mamat (blkg Kantor Walikota Jakarta Selatan yg baru)
3. Fellowship tiap Jumat minggu ke 2 dan ke 4
4. Di Minggu ke 4 Latihan VG FoB pukul 19:00 WIB di Tnh Abang (sblm Fellowship) dilatih oleh Bung Jerry Paays
5. Tim DoPel (Doa & Pelayanan) FoB telah dibentuk dgn Koordinator sementara Bro Michael
6. FoB akan mengadakan BakSos dgn Koordinator Cing Mamat dan Bro Michel Kotten.
7. FoB akan membuka hubungan dgn Bikers for Christ Indonesia (dijembatani oleh Sis Jo)
Mudah2an FoB bs semakin bertumbuh dan menjadi saksi hidup bagi pelayanan Tuhan.
"Riding and Testifying 'till The Kingdom Comes"
www.fellowshipofbikers.org
Sent from my FoBerry® smartphone powered by Christ Almighty