Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network
-----Original Message-----
From: Bung Michel <michel.kotten@gmail.com>
Date: Tue, 28 Apr 2009 22:56:20
To: Fellowship Of Bikers<fellowship-of-bikers@googlegroups.com>
Subject: [FOB] Renungan Siang
BANYAK ORANG KEHILANGAN UANG DALAM JUMLAH BESAR
KARENA MENYAYANGKAN UANG YANG BERJUMLAH KECIL.
Perpuluhan Rockefeller - (Imamat 27:30 ; Maleakhi 3:10)
John Rockefeller mengajarkan sesuatu tentang perpuluhan. Ia membayar
perpuluhan dan ia melihat bahwa apa yang sudah dia berikan kepada
Tuhan kemudian kembali lagi kepadanya. Ia bahkan menerima lebih banyak
dari pada yang sudah diberikannya.
Ketika masih anak-anak dia mulai bekerja untuk membantu Ibunya
menopang kebutuhan keluarga. Gaji pertama yang diterimanya adalah $150
perMinggu. Pada minggu pertama setelah ia menerima gaji tersebut ia
membawa pulang uangnya kerumah dan menyerahkannya kepada ibunya.
Setelah menerima uang tersebut Ibunya berkata, "saya akan sangat
bahagia jika engkau membayar perpuluhan kepada Tuhan dari gaji yang
engkau dapat ini"
Rockefeller yang masih anak anak menuruti perkataan Ibunya. Ia
membayar perpuluhan dari gajinya. Sejak saat itu ia setia membayar
perpuluhan. Apa yang ingin ia katakan adalah, "Jika saya tidak
membayar perpuluhan dari gaji saya dulu yaitu $15 Saya tidak akan bisa
membayar perpuluhan dari $1.000.000 pertama yang saya peroleh
selanjutnya."
Ajarilah anak anak anda sejak masih kecil untuk membayar perpuluhan
dan mereka akan bertumbuh dalam kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan
didalam memberikan apa yang seharusnya mereka berikan kepadaNYA. Maka
anda akan melihat mereka akan menjadi anak anak yang diberkati dan
berhasil dalam hidupnya.
Ada orang yang mengatakan bahwa memberi perpuluhan adalah kewajiban
orang kaya saja. Tetapi sekumpulan nama2 seperti: Mr.Crowell (pendiri
perusahan Quaker Oats), Mr.Colgate (pendiri Colgate soaps), Mr.
Matthias Baldwin (pendiri Baldwin Locomotive Industry) dan masih
banyak lagi nama orang2 yang memberi perpuluhan dan mereka berhasil
didalam kehidupan serta bisnisnya. Mereka ini sudah belajar membayar
perpuluhan bukan ketika mereka telah menjadi kaya dan berhasil tetapi
ketika mereka masih miskin.
Anda tidak diajarkan menyogok Tuhan dengan perpuluhan demi untuk
memperoleh hasil yang lebih banyak atau untuk memperoleh keberhasilan
tetapi itu merupakan kewajiban yang harus anda lakukan karena
perpuluhan adalah milik Tuhan. Dan karena ketaatan anda didalam
memberikan apa yang menjadi hak Tuhan, Anda akan melihat bahwa Tuhan
tidak pernah mengingkari janji-janjiNYA. Tuhan sanggup memelihara
orang2 yang taat kepadaNYA dan IA tidak akan pernah mempermalukan
mereka. Bukankah IA telah berjanji, "bawalah seluruh persembahan
persepuluhan itu kedalam rumah perbendaharan, supaya ada persediaan
makanan dirumah-KU dan ujilah AKU, firman TUHAN semesta alam, apakah
aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan
berkat kepadamu sampai berkelimpahan" (Maleakhi 3:10). Belajarlah
dari orang2 yang telah berhasil karena ketaatan mereka mengembalikan
milik Tuhan.
DOA: Tuhan Engkau telah memberkatiku dan semua yang aku peroleh
adalah pemberianMU. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin
(salinan dari ManaSorgawi 9april'2002)
TIDAK MISKIN KARENA MEMBERI
Bacaan : Amsal 11:23-26
Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat
secara luar biasa, namun selalu berkekurangan (Amsal 11:24)
Renungan ini mungkin sudah terbiasa diterima di telinga kita, tetapi
belum tentu melekat di dalam pikiran untuk dilakukan.
Kitapun tahu apa yang menjadi hukum, jika kita memberi, tentu kita
ingat dengan hukum tabur tuai, tetapi yang terlintas seringkali dalam
pikiran kita yaitu jika kita memberi berarti kita akan mengurangi apa
yang kita miliki. Namun apakah benar hukum tabur tuai tersebut?
Bagaimana cara menabur yang benar hingga mendapat tuaian yang baik?
1. Seperti tanaman yang bibitnya disebar di atas batu atau
jalanan, pasti tidak akan bertahan lama, apalagi di semak duri, karena
dengan demikian kita sudah menaburnya dengan kekuatiran akan
keberadaaan kita nantinya, namun taburlah di tanah yang subur, yaitu
diladang-Nya Tuhan, sehingga kita akan mendapat tuaian yang berasal
dari Allah, bukan berarti tidak boleh membantu orang lain, tetapi
maksudnya disini adalah memberi dengan disertai motivasi yang benar,
yaitu dengan motivasi untuk memuliakan nama Allah. Bukan memberi
karena terpaksa atau karena malu dilihat orang lain bila tidak
memberi.
2. Setelah menabur, menunggu hasil tuaian terkadang sulit untuk
dilakukan. Bahkan sebelum menaburpun kita sudah memiliki pesimistis
untuk menuai. Ingat tugas petani hanya menabur, jadi hendaknya harus
dengan sabar menunggu masa panen itu tiba. Markus 4:28 mengatakan,
Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu
bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
Apalagi buah itu sudah cukup masak. Orang akan segera menyabitnya,
sebab musim menuai sudah tiba.
3. Orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit juga, dan orang
yang menabur banyak, akan menuai banyak juga (2Kor.9:6). Ingat selalu
apa yang dikatakan firman Tuhan tersebut, menabur sesuai dengan porsi
yang kita miliki dan bagaimana Tuhan gerakkan itu dalam hati kita.
Maka menabur yang benar dan baik, bukan hukum dalam perdata atau KUHP
yang menjamin tetapi hukum yang Tuhan katakan melalui firman-Nya, yang
memberi tuaian bagi kita.
Jadi menuai hasil yang baik tidak dapat terjadi sekejap saja seperti
sulap. Akan tetapi kita harus memperhatikan dimana kita menyebar bibit
tersebut. Kita harus sabar di dalam menanti tuaian, dan perlu kita
ketahui bahwa berapa banyak yang kita tabur itu, maka itulah yang akan
kita tuai. Berbahagialah orang yang suka memberi karena semuanya itu
akan diperhitungkan Tuhan. Shalom
DOA: Ajar kami Tuhan untuk dapat memberi dengan motivasi yang
benar dan hanya untuk memuliakan nama-Mu. Amin.
MEMBERI DENGAN SUKACITA BERARTI MEMBUKA PINTU BERKAT BAGI KITA
ManaSorgawi 15 Sept 2004.
Berkat yang melimpah
I Raja-raja 17:7-16
Apa artinya berkat yang melimpah??? Sebagian besar atau semua orang
mungkin akan berkata bahwa berkat yang melimpah itu adalah berkat yang
kita dapatkan dalam jumlah yang banyak. Misalnya kita punya beberapa
rumah, beberapa kenderaan, beberapa perusahan atau gaji yang sangat
besar. Melalui bacaan ini mari kita merenungkan tiga arti berkat
melimpah.
PERTAMA, dapat dirasakan oleh orang lain. Arti pertama dari berkat
melimpah adalah berkat tsb dapat dirasakan oleh orang lain juga.
Melimpah artinya tumpah keluar dan jika memang artinya tertumpa
berarti orang lain bisa kecipratan berkat tersebut. Janda Sarfat ini
tidak mempunyai tepung dan minyak dalam jumlah yang banyak, namun Elia
masih bisa kebagian dari apa yang dimiliki oleh janda Sarfat ini.
Inilah berkat yang melimpah! Ada orang yang memiliki banyak harta
benda namun sangat sulit bagi berkat itu untuk tumpah keluar, maka
dapat kita simpulkan orang tersebut belum mengalami berkat yang
melimpah, karena ternyata untuk dirinya sendiri saja ia belum cukup.
Ia sendiri masih kekurangan!
KEDUA, sementara orang lain mengalami masa paceklik , janda Sarfat ini
masih tetap diberkati. Arti berkat melimpah lainnya adalah sementara
orang orang lain mengalami masa kekurangan, mereka yang percaya
kepadaNya tetap diberkati. Tiga setengah tahun hujan tidak turun yang
mengakibatkan masa kekeringan yang sangat parah sehingga panen
mengalami kegagalan. Orang orang mulai kehabisan persediaan gandum dan
minyak namun janda Sarfat tetap diberkati oleh Tuhan. Orang yang mau
dengar dengaran kepada Tuhan selalu akan terpelihara dan dilindungi
oleh Tuhan, ini juga berkat yang berkelimpahan. (Maz 37:18-19)
KETIGA, sekalipun tidak datang dalam jumlah yang besar namun selalu
ada jika diperlukan. Banyak menginginkan menerima berkat dari Tuhan
dalam jumlah besar tanpa menyadari bahwa setiap orang mempunyai daya
tahan yang berbeda didalam menerima berkat dari Tuhan. Ada orang yang
begitu diberkati usahanya, langsung menambah satu istri lagi.
Diberkati lagi usahanya, nambah lagi istrinya. Atau ada orang semakin
diberkati semakin hilang dari Gereja karena semakin sibuk mengurus
usahanya. Ada orang yang semakin kaya semakin getol main judi dan
foya foya. Tuhan tidak mau kita terhilang darinya karena hati kita
melekat kepada berkat, itulah sebabnya Ia mengucurkan berkat itu
sedikit demi sedikit, disaat kita memerlukannya. Ini juga berkat yang
melimpah karena persediaan berkat itu sendiri banyak, hanya saja masih
tertahan diSorga. Jadi jangan pernah mengatakan, "Tuhan mengapa
Engkau tidak memberkati aku secara berkelimpahan, kok selalu pas-pasan
saja." Ingat, Tuhan sesungguhnya mengasihi dan memberkati kita, hanya
saja karena masing masing kita mempunyai daya tahan yang berbeda untuk
menerima berkat dari Tuhan maka Ia mengirimkannya sejumlah yang kita
perlukan saja!.
DOA: Tuhan, aku bersyukur setiap berkat yang sudah aku terima dariMu
dan mampukan aku mengunakannya dengan baik. Dalam nama Yesus aku
bersyukur dan berdoa. Amin.
BERKAT YANG MELIMPAH ARTINYA BERKAT TSB DAPAT DIRASAKAN OLEH ORANG
LAIN.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Fellowship Of Bikers" Google Groups.
Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke fellowship-of-bikers@googlegroups.com
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke fellowship-of-bikers+unsubscribe@googlegroups.com
Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/fellowship-of-bikers?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
1 comment:
Syalom,,
Thanks buat artikelnya ya..gara2 artikel ini gw mengetahui betapa pentingnya perpuluhan buat kita..
Jesus Loves You
Post a Comment