Tuesday, April 20, 2010

Fwd: renungan harian online

renungan harian online

An Eye for an Eye

Ayat bacaan: 1 Petrus 2:15 ====================== "Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh." An eye for an eye, mata ganti mata, itu merupakan sebuah hukum yang berlaku di masa Perjanjian Lama sesuai dengan hukum Taurat. Kita bisa menjumpai perihal mata ganti mata ini dalam beberapa bagian kitab Perjanjian Lama, diantaranya dalam Imamat 24:19-20, Ulangan 19:21 dan Keluaran 21:24. Ini adalah hukum yang diberlakukan untuk mencegah semangat balas dendam yang berlebihan di masa itu. Hukum yang sudah berusia sangat tua ini ternyata masih dianggap relevan oleh banyak orang bahkan hingga hari ini. Prinsip balas dendam ini berlaku bukan saja untuk perorangan, tapi seringkali sudah menyangkut lintas bangsa. Berbagai peperangan pun acap kali disebabkan oleh prinsip mata ganti mata seperti ini. Bukan saja dilakukan oleh orang-orang dunia, tetapi ironisnya di kalangan anak Tuhan sekalipun prinsip balas dendam ini masih saja terjadi. Ketika kita disakiti, kita pun tidak akan tinggal diam untuk membalas, malah kalau bisa lebih sakit lagi. "Saya bisa lebih baik 100x lipat jika orang baik pada saya, tapi sebaliknya jika saya disakiti orang, saya bisa menyakitinya 1000x lipat dari itu." kata seorang teman menyatakan prinsipnya. Ketika kita merasa dikecam, dipersulit, dipermalukan atau dihujat orang, tindakan manusiawi kita biasanya adalah membalas kembali. Jika tidak, artinya kita menyerah kalah dan akan semakin dipijak-pijak. Itu pola pikir dunia yang sudah dianggap sebagai sesuatu yang wajar oleh banyak orang. Padahal jika dipikir lagi, apa yang bisa kita dapatkan dari balas dendam seperti itu? Kepuasan? Biasanya tidak, karena masalah puas dan tidak itu sangat subjektif dan begitu semu. We tend to fight fire with fire. "Itu yang adil, bukan?" demikian isi pikiran kita. Yang sering terjadi adalah, kita hanya akan menambah masalah, menambah bahan bakar pada api yang sudah menyala. Api

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

No comments: