Friday, April 23, 2010

Fwd: renungan harian online

Sumber: renungan harian online

renungan harian online

Kesesuaian antara Perkataan dan Perbuatan

Ayat bacaan: Efesus 6:4 ===================== "Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan." Adalah lebih mudah untuk menjadi pengajar namun tidak gampang untuk menjadi pendidik. Maksud saya begini. Ketika kita menjalani profesi sebagai pengajar, yang diperlukan adalah kemampuan kita untuk mentransfer ilmu kepada anak didik kita. Jika proses itu berhasil menambah ilmu mereka, maka proses mengajar itu pun dikatakan sukses. Namun sebagai pendidik ada banyak lagi proses yang harus kita cermati. Kita harus tahu betul karakter dan sifat masing-masing anak, mengetahui kelemahan-kelemahan mereka dan berusaha menambalnya. Selama pengalaman saya menjadi dosen saya melihat bahwa seringkali proses mendidik ini lebih ditekankan kepada faktor diluar kurikulum pelajaran. Ada banyak anak yang sebenarnya tidak bermasalah dengan kemampuan menyerap ilmu, tetapi mereka bermasalah dari segi mental dan keberanian. Tidak jarang yang harus dibenahi justru di sektor ini karena kemampuan mereka sering terhambat oleh faktor non teknis. Satu lagi yang sangat penting untuk diperhatikan sebagai pendidik adalah bagaimana agar apa yang kita katakan dan ajarkan itu selalu selaras atau sejalan dengan sikap, perilaku atau perbuatan kita sendiri. Bagaimana mungkin orang mau mendengarkan nasihat kita jika kita sendiri tidak melakukannya? Kesesuaian antara perkataan dan perbuatan adalah sangat penting untuk dimiliki oleh seorang pendidik. Menjadi teladan itu wajib bagi pendidik. Kemarin saya sudah menyinggung bagaimana untuk mendisiplinkan anak yang sesuai dengan firman Tuhan. Tuhan ingin kita mendidik anak-anak kita dengan caraNya. Ketika Tuhan menghajar kita demi kebaikan kita dan bukan karena ingin menyiksa, ketika Tuhan menghajar kita karena Dia mengasihi kita, seperti itu pula kita seharusnya mendidik anak-anak kita. Jika hukuman terpaksa diberikan maka berikan

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

No comments: