Ok, gw mulai yach …
Teman – teman, tau gak siapa aja sich murid yang dikasihi oleh Kristus ? Kalo yang paling dikasihi pasti tau dong ? Siapa dia ??? Yup … benar … Yohanes adalah murid terkasih Kristus. Tapi ternyata di Alkitab mencatat sedikitnya ada 3 orang murid yang dikasihi oleh Kristus … mereka adalah :
Yohanes
Petrus
Yakobus saudara Yohanes
Kenapa mereka dicatat sebagai murid yang dikasihi ? Alkitab juga mencatat sedikitnya ada 4 alasan kenapa mereka dikasihi oleh Kristus, yaitu :
Respons
Apa sich yang dimaksud dengan respons tersebut ? Respons atau dalam bahasa Indonesianya adalah reaksi. Dalam hal ini merupakan reaksi yang di berikan atau diperlihatkan oleh mereka khususnya 4 orang yang pertama kali dipanggil oleh Kristus untuk menjadi muridnya. Teman – teman pasti tahu dong kalo murid2 Kristus tersebut pada awalnya adalah seorang penjala ikan bahasa kerennya adalah nelayan. Mereka dengan sukacita, tanpa banyak bertanya dan alasan LANGSUNG mengikuti panggilan Kristus pada saat mereka dipanggil. (Markus 1:16 – 20)
Ekspresif
Teman – teman, Alkitab juga mencatat bahwa murid – murid yang terdekat dengan Kristus ini merupakan murid – murid yang paling ekspresif dalam mengungkapkan perasaan mereka, mereka akan merasa sangat tersinggung, marah pada saat sesuatu yang tidak wajar terjadi atas Kristus. (Lukas 9:54) dan teman – teman tentu tahu bahwa pada saat Kristus ditangkap, Petruslah orang yang merebut pedang dan memutuskan telinga salah satu hamba Imam Besar yang menangkap Kristus
Hubungan yang intim dengan Kristus
Hubungan mereka sangat dekat dengan Kristus, Alkitab juga mencatat bahwa karena begitu dekatnya mereka, sehingga pada saat Kristus memberikan pengajaran dimanapun dan kapanpun,mereka adalah orang yang berusaha untuk bisa duduk paling dekat dengan Kristus, bahkan Yohanes selalu duduk paling dekat dengan Kristus (1 Yoh 1:1)
Memiliki kerendahan hati
Sehubungan dengan nomor 3 diatas, walaupun mereka sangat ekspresif dan cenderung terkesan sangat emosional didalam mengutarakan pendapat mereka tetapi mereka mempunyai kerendahan hati untuk bertobat. (Lukas 9:51 – 56) dan bagaimana Petrus menuruti Kristus dan tidak berbuat apa-apa pada saat Kristus menyembuhkan telinga yang terpotong oleh Petrus.
Teman – teman, lalu pertanyaannya sekarang adalah Bagaimana dengan kita ? Apakah yang akan kita lakukan pada saat panggilan itu datang ? Siapkah kita untuk langsung meninggalkan semuanya dan pergi untuk melayani Kristus ? ada beberapa hal yang mau gw coba jabarkan disini, aplikasi ke-4 point tersebut diatas dari perspektif gw sendiri, yaitu :
Menerima Panggilan : Teman, melayani Tuhan bukanlah berarti harus meninggalkan pekerjaan kita sekarang dan berubah menjadi pendeta, tetapi kita bisa melayani Tuhan melalui pekerjaan kita, keluarga kita, melalui pikiran, perkataan dan perbuatan kita. Kalo menurut gw nich … dalam segala hal di dalam kehidupan kita jadikanlah itu pelayanan bagi Tuhan dan persembahan yang hidup bagiNya.
Ekspresif : seringkali kita merasa marah pada saat agama kita diolok olok oleh orang lain, seringkali juga kita merasa kesal pada saat ada orang mempertanyakan Trinitas dan kebodohan kita menyembah Tuhan yang ada 3, dan dengan cara apapun kita lalu berusaha untuk memberi pengertian, atau bahkan membalas hal – hal tersebut. Gak perlu teman – teman, Tuhan kita adalah Tuhan yang HIDUP, Allah yang LUAR BIASA, terimalah segala sesuatunya akan Tuhan kita dengan iman dan bebaslah berekspresi dalam imanmu. Banyak kok caranya … contoh : berdoa sebelum memulai segala sesuatu dimanapun dan kapanpun, gak usah malu dan takut di cemooh teman2 karena yang menilai kita bukanlah manusia.
Hubungan yang intim dengan Tuhan : Teman - teman, sesering apa sich kita meninggalkan Tuhan demi hal – hal duniawi ? Sesering apa sich kita meninggalkan pertemuan-pertemuan gereja dan bahkan sudah berapa lama kita tidak ke gereja ? Sesering apa sich kita membaca Firman dibandingkan dengan dengerin music duniawi, bergaul dengan teman-teman kita, nonton sinetron dan hal – hal duniawi lainnya ? Bagaimana kita bisa tahu apa yang Tuhan mau kalau kita sendiri tidak pernah berusaha untuk mengenal Dia melalui firmanNya ?
Memiliki kerendahan hati : Naaaaaaaahhh … yang ini lebih seru nich …. Kadang pada saat kita ditimpa kesukaran, atau ditegor oleh Tuhan apakah kita malah menjauh dariNya ? Atau tidak mau tahu kenapa kita bisa ditegor ??? bagaimana kita bisa memiliki damai sejahtera dari Tuhan jika kita tidak melakukan point 1 s/d 3 tersebut diatas ? Bagaimana kita bisa memiliki kerendahan hati untuk menerima ajaran Tuhan ?
Hehehehehehe … panjang yach ??? Gak sadar ada 3 halaman tentang ini. Tentu teman2 waktu baca tulisan ini bakal punya pendapat gini "Ahhhhh … Si Michael, macam dah suci aja hidupnya" atau "Michael lagi kesambet apa tuch sampe nulis kayak gitu ?" atau bisa juga "Ya ya ya ya … Look who's talking … kayak diri loe dah bikin aja apa yang elo tulis … !!!!" Mau tahu gw bakal jawab apa ? Gw emang belum bener kok, gw sendiri juga merasa banyak kekurangan gw dalam hal ini … dan pada masa – masa sekarang ini gw juga masih belajar untuk menjalani hidup gw dan berusaha membereskan semua masalah hidup gw "didalam Tuhan" gw bukan orang suci atau sok suci, pada saat gw tulis ini, gw berharap supaya gw sendiri selalu diingatkan akan Firman yang gw dapet dan gw diberikan kekuatan hati untuk menjalani semua point tersebut berdasarkan apa yang Tuhan mau BUKAN yang gw mau.
God Bless you all abundantly
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
No comments:
Post a Comment