Pekerjaan saya membuat saya berhubungan dengan banyak orang dan akhirnya membuat saya mempunyai kesempatan untuk mengenal karakter dari masing – masing orang. Setiap kali saya akan memulai suatu training (kepada klien maupun kepada karyawan baru) atau presentasi kepada calon customer saya, biasanya saya selalu bertanya kepada mereka tentang kondisi mereka saat ini dan bandingkan dengan beberapa tahun kebelakang lalu tanyakan pada diri sendiri apakah kondisi kita saat ini lebih baik, tidak ada perubahan atau bahkan mengalami kemunduran. Jawabannya ber variasi rata – rata menyatakan mereka lebih baik, tetapi ada juga yang tidak mengalami perubahan dan sedikit sekali yang mengalami kemunduran. Setelah itu, saya tanyakan impian mereka, apa yang mereka bayangkan untuk masa depan mereka, akan menjadi lebih baik ? Mau tetap berjalan di tempat ? Atau malah mundur ? Untuk yang satu ini semua orang rata – rata pasti menjawab bahwa mereka ingin lebih baik daripada saat ini.
Tetapi yang lucunya, walaupun rata – rata orang menginginkan perubahan kearah yang lebih baik, rata – rata orang yang saya tanyakan hal tersebut diatas tidak dapat menggambarkan atau memberikan penjelasan yang lebih detail tentang arti menjadi lebih baik tersebut. Temans, inilah sebenarnya inti dari masalah kita termasuk saya sendiri dalam hal ini, kadang lupa untuk bisa menentukan arah yang pasti untuk kita tuju. Ini sama saja seperti naik ke dalam mobil lalu mengendarai mobil tersebut tanpa tujuan sampai akhirnya kita kehabisan bahan bakar. Atau … ada juga beberapa orang yang tahu dengan jelas mau menuju kemana tetapi lupa untuk menggambar peta dan akhirnya terjebak pada jalan – jalan setapak yang mereka pikir bisa membawa mereka lebih cepat (mereka pikir adalah jalan pintas) yang pada kenyataannya justru menghambat perjalanan mereka dan yang lebih celaka nya lagi malah membuat mereka tidak bisa mencapai tujuan mereka. Orang – orang tipe ini sebenarnya merupakan orang – orang yang saya bilang mereka hanya "BERMIMPI" untuk bisa berhasil.
Di sisi lain, saya juga bertemu dengan beberapa orang yang DENGAN TEGAS bisa menyebutkan apa yang mereka mau capai, berapa lama hal tersebut dapat mereka capai, dan apa yang akan mereka lakukan jika hal tersebut tidak berhasil mereka dapatkan. Segelintir orang ini biasanya berhasil mendapatkan apa yang mereka mau, kenapa ? Karena mereka TAHU DAN MAU MENGEJAR IMPIAN mereka.
Naaaaahhh … setelah saya berpanjang lebar menjabarkan hal ini, teman – teman pasti sekarang sudah mengerti dong apa bedanya Impian dengan mimpi ? Sekarang pertanyaanya teman – teman mau menjadi yang mana ? Yang mempunyai impian atau yang hanya bermimpi ? sedikit panduan bagi teman – teman dalam mengejar impian. Sebuah impian itu harus :
1. Bisa dihitung (bisa dalam bentuk nominal misalnya : saya mau mempunyai penghasilan sebesar Rp. 10.000.000 per bulan)
2. Mempunyai target berapa lama impian itu harus dapat dicapai (misalnya : saya mau mempunyai rumah senilai 1 M dalam jangka waktu 5 tahun) karena dengan begitu kita bisa menentukan rencana jangka pendeknya.
3. Harus masuk akal, memang tidak ada yang mustahil, tetapi jika kita seorang sarjana ekonomi tetapi memiliki keinginan untuk menjadi seorang penemu di bidang fisika hal itu merupakan yang mustahil bukan ?
4. Jangan pernah lupa dengan hal yang satu ini …. "Menyerahkan segala sesuatunya ke dalam tangan Tuhan" Yakin dan percayalah bahwa Tuhan pasti akan menyertai setiap langkah kita jika kita benar – benar berserah kepadaNya.
5. Fokus pada tujuan, kadang hal – hal kecil ataupun godaan – godaan kecil bisa membuat kita goyah dari tujuan kita.
Semoga apa yang saya tulis ini bisa menjadi berkat bagi teman – teman semua. Dan akhir kata saya mau bilang "Mari kita kejar impian kita bersama – sama dan menjadi orang yang berhasil dibidang yang kita inginkan"
"Nothing is impossible with God"
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
No comments:
Post a Comment